5 Tips Supaya Ibu Tetap Waras

Sabtu, 09 Januari 2021

 





Akhir tahun lalu saya mengikuti kuliah WhatsApp yang diadakan oleh KCA (Komunitas Cinta Anak) bersama Dandiah Care dengan tema "Membasuh Luka Pengasuhan ; Menjemput Kesehatan Mental Ibu Si Jantung Keluarga" pembicaranya adalah Ibu Diah Mahmudah seorang Psikolog dan Founder Dandiah Care, Ibu Hayail Umroh dan Ibu Lilian Nema sebagai Duta Kesehatan Dandiah Care. 

Menjadi ibu yang disayangi anak-anak dan pasangan adalah impian setiap ibu. Ibu dan ayah akan banyak berperan dalam mengasuh dan mendidik anak-anaknya. Sifat emosi itu terkadang naik turun, emosi akan selalu stabil jika seseorang bisa mengendalikannya dengan baik. Jika emosi bisa dikelola dengan baik dalam sebuah pengasuhan di dalam keluarga, maka akan tercipta keluarga yang sehat.

Baik ibu yang bekerja di rumah atau ibu yang harus bekerja di luar rumah, salah satu tugasnya adalah memberikan pengasuhan untuk anak-anaknya, dan itu perlu kestabilan emosi. Bisa dikatakan peran ibu dalam keluarga lebih banyak dibanding seorang ayah. Seorang ibu juga merupakan ketahanan keluarganya, ketika ia sudah menjadi ketahanan keluarganya, maka ia adalah seorang yang menjadi ketahanan sebuah bangsa. Ada yang mengatakan bahwa masa depan bangsa ada di tangan ibu. Ibu itu istimewa, karena ia seorang yang mempunyai sifat kasih sayang dan lemah lembut yang lebih dominan dibanding sosok ayah.

Ibu perlu mempunyai mental dan jiwa yang sehat supaya bisa menjalankan tugas keibuannya dengan baik, bisa menghandle stress serta bisa menangani ujian dalam keluarga. Oleh karena itu, ibu harus bebas dari luka batin dan luka pengasuhan yang sebelumnya ia dapat. Luka itu juga bisa ia dapatkan dari relasi pernikahan dan lingkungan sosial. Membasuh luka pengasuhan sangat penting dalam parenting. Keharmonisan suami istri memengaruhi relasi pernikahan, parenting dan perilaku anak. 

Banyak sekali cara untuk merawat kesehatan mental, salah satunya  adalah dengan program tuntas diri,  yaitu tuntas luka pengasuhan. anak berhak diasuh oleh ibu bahagia tanpa luka juga trauma. Luka pengasuhan merupakan pengalaman masa lalu yang tidak atau belum mendapatkan penyelesaian dengan baik atau bisa disebut √Źnner Child".

Orang dewasa bisa memiliki berbagai macam kondisi inner child yang dihasilkan oleh pengalaman positif dan negatif yang dialami dimasa lalu yang muncul lewat perilaku atau keadaan emosi yang tidak disadari. Inner child terbagi menjadi dua, yaitu positif dan negatif. Inner child positif, seperti kehangatan, kebebasan berinisiatif, bergerak, ceria. Inner child negatif, seperti tertekan, hukuman, disalahkan, perasaan tidak diterima, dan sebagainya. Luka pengasuhan terjadi disebabkan inner child negatif.

"Jika kamu terlahir bukan dari keluarga berlimpah cinta, pastikan keluarga yang berlimpah cinta itu lahir dari keluarga kecil kamu saat ini"

Berikut adalah 5 tips supaya ibu tetap waras:

1. Ibu Bahagia

    Ibu yang bahagia akan memancarkan aura positif , ia penuh dengan kemaafan, pengorbanan, mampu memberikan kasih sayang juga kelemah lembutan. Ibu yang bahagia akan memberikan kesejukan di rumah untuk anak-anak dan pasangan.

2 Ibu Mampu Mengelola Emosi

    Terkadang bahkan sering, hal-hal yang tak terduga akan ibu dapati selama mengasuh dan mendidik di rumah. Ditambah ada konflik bersama suami atau permasalahan lainnya. Semua itu akan berdampak pada kestabilan emosi ibu. Ibu dituntut untuk mampu mengelola emosi dengan baik agar keharmonisan di dalam keluarga tetap terjaga.

3. Ibu yang Pemaaf
    
    Kata memaafkan memang tidak semudah yang diucapkan, akan tetapi cara memaafkan adalah cara ampuh untuk bisa mengontrol gejolak amarah yang melanda dalam hati. Anak yang membuat jengkel karena ulahnya ketika bermain harus segera dimaafkan. Semoga ibu yang mempunyai kesabaran seluas samudera akan selalu disayangi oleh buah hatinya.

4. Ibu yang Ikhlas

    Seorang ibu perlu ikhlas dalam menjalani kehidupan di dalam keluarganya. Perempuan mempunyai peran yang banyak, ia harus menjadi istri, teman dan ibu di dalam keluarga. Bahkan ia akan mempunyai peran di dalam lingkungan sosialnya. Ibu yang ikhlas akan memancarkan kemilau pelita di tengah kegelapan.

5. Ibu yang Sehat Mentalnya
    
  Ibu yang sehat mentalnya adalah ibu yang sehat bathinnya. Ketika sebelumnya seorang ibu mempunyai luka pengasuhan dimasa lalu, maka ia harus menuntaskannya dengan cara mengikhlaskan dan memaafkan kejadian masa lalu untuk menyongsong masa depan yang lebih baik di keluarganya. Ia harus mampu memutus rantai luka pengasuhan demi sebuah tujuan kebahagiaan yang semua keluarga dambakan. 

Semoga yang saya rangkum dari kuliah whatsapp ini bermanfaat untuk para pembaca terlebih sebagai pengingat pribadi dalam membasuh luka pengasuhan. Terima kasih pada Komunitas Cinta Anak (KCA) dan Dandiah Care.






Posting Komentar