Tenang! Lakukan 5 Hal ini Untuk Mengatasi Puting Susu yang Lecet dengan Cepat!

Selasa, 09 Maret 2021


Tugas ibu baru melahirkan adalah menyusui. Tugas ibu mengandung kurang lebih sembilan bulan atau selama empat puluh pekan belumlah selesai. Setelah mengandung dengan kepayahan namun harus tetap bahagia, setelah itu harus menyusui dengan kondisi yang bahagia pula. Kebanyakan bayi baru lahir akan banyak tertidur dipagi, siang, sore hari dan terbangun dimalam hari. Ini mengikuti kebiasaan bayi di dalam rahim yang ketika siang hari ibu melakukan aktifitas dan membuat bayi menjadi terlelap karena seperti diayun-ayun, sedangkan dimalam hari ibu tidak banyak bergerak menjadikan bayi seolah terbangun.

Aktifitas menyusui setelah melahirkan adalah hal yang tidak mudah, ada beberapa kendala tertentu yang menjadikan air susu ibu belum keluar atau ibu mengalami lecet pada puting susu saat menyusui. Tenang, ibu tidak sendiri. Banyak ibu menyusui yang mengalami hal yang sama. Hal yang perlu dilakukan adalah mencari solusi bagaimana agar kendala ibu bisa teratasi dengan baik. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengenai cara mengatasi puting susu yang lecet pada awal menyusui.

Sejak hamil, saya sudah rajin membersihkan puting susu supaya saat adek bayi keluar, air susu sudah mengalir dengan deras. Saya berharap di akhir semester atau mendekati kelahiran, air susu sudah keluar, tapi air susu belum terlihat ke permukaan. Saat melahirkan pun, saya belum merasakan kalau air susu sudah keluar, hingga penantian setelah tiga hari belum saya merasakan derasnya air susu keluar. Adek bayi pun menyusu dengan sering seperti tidak ada kenyangnya. Saya mengira air susu keluar sedikit atau bahkan belum keluar, namun setelah lima hari saya merasa air susu sudah mengalir dengan baik.

Lecet pada puting susu bisa dikarenakan penempelan atau pelekatan mulut bayi dengan puting susu tidak pas, posisi bayi saat menyusui harus benar supaya bayi bisa menyedot dengan benar. Kemudian saya pun memerbaiki posisi menyusui namun masih tetap lecet dan semakin hari semakin parah, saya sangat kesakitan ketika menyusui sampai hari ke delapan setelah melahirkan.

Saya lakukan 5 hal ini dan puting sembuh setelah empat hari.

1. Mengoleskan virgin olive oil
Secara alami minyak zaitun mengandung antioksidan fenolik, yang merupakan nutrisi utama. Minyak ini juga mengandung sejumlah vitamin E dan K serta banyak asam lemak penting. Kemudian ada juga kandungan berbagai vitamin. (food.detik.com)

2. Mengoleskan madu
Dikutip dalam eufic.org, kandungan madu asli terdiri dari karbohidrat (gula sederhana, fruktosa dan glukosa), air, sedikit protein, vitamin, mineral, enzim dan polifenol termasuk flavonoid. (food.detik.com)

3. Mengoleskan virgin coconut oil
Minyak kelapa pada umumnya mengandung lemak jenuh. Lemak jenuh yang terkandung dalam virgin coconut oil terdiri dari trigliserida rantai sedang, seperti kaplirat, laurat, asam palmitat, dan miristat.  Kandungan lainnya yang terdapat dalam minyak kelapa adalah asam linoleat, asam oleat, polifenol, asam lemak tidak jenuh tunggal, vitamin E, vitamin K, dan zat besi. (khasiat.id)

4. Mengoleskan air susu
Lebih dari 90% kandungan dari ASI merupakan air, yang terdiri dari: zat gizi protein, senyawa nitrogen non protein, lipid, oligosakarida, vitamin, mineral, hormon, enzim, faktor pertumbuhan dan agen pelindung. (bayiku.org)

5. Mengompres puting susu dengan air hangat menggunakan handuk kecil
Manfaat kompress air hangat sangat besar dalam menghilangkan rasa nyeri ataupun untuk menormalkan fisiologi tubuh. Kompres hangat bermanfaat untuk meningkatkan suhu kulit lokal, melancarkan sirkulasi darah dan menstimulasi pembuluh darah, mengurangi spasme otot dan meningkatkan ambang nyeri ,menghilangkan sensasi rasa nyeri ,merangsang peristaltic usus, pengeluaran getah radang serta memberikan ketenangan dan kenyamanan pada ibu inpartu (Simkin . 2005). (www.psychologymania.com)

Pada saat adek bayi akan menyusui, saya bersihkan area payudara dengan air hangat supaya bersih dari madu atau madu atau virgin olive oil atau virgin coconut oil. Saya lakukan pengolesan dan pengomresan dengan air hangat sesering mungkin atau setiap satu atau dua jam sekali sampai puting susu sehat kembali.

Tidak perlu salep apapun untuk menormalkan kembali puting susu. Meski banyak salep untuk mengatasi lecet pada puting susu dinilai aman tertelan bayi, alangkah baiknya untuk menghindari efek yang tidak terduga dikemudian hari atau efek bahan kimia pada salep.

Semoga ibu selalu sehat dan bahagia, karena bahagia kita yang ciptakan.


Posting Komentar